Museum Trowulan, yang merupakan salah satu situs bersejarah penting di Mojokerto, memerlukan modernisasi untuk meningkatkan daya tarik dan kepuasan pengunjung. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi inovatif seperti Augmented Reality (AR), Digitalisasi Koleksi, serta fasilitas Audio-Visual guna menciptakan pengalaman interaktif pengalaman yang mendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, wawancara dengan pengelola museum, kuisioner yang disebarkan, serta studi lapangan di Museum Surabaya sebagai perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi modern dapat meningkatkan interaksi pengunjung hingga 49,25%, dengan banyak responden yang merasa lebih tertarik kepada fasilitas digital yang ditawarkan. Namun, Museum Trowulan masih belum memenuhi standar nasional karena keterbatasan fasilitas yang ada. Oleh karena itu, rekomendasi utama yang diajukan adalah renovasi fasilitas serta integrasi teknologi interaktif untuk mendukung pendidikan dan pelestarian budaya. Dengan demikian, penerapan teknologi inovatif memiliki potensi besar untuk mengtransformasikan Museum Trowulan menjadi destinasi budaya yang menarik, edukatif, serta relevan dengan tuntutan era digital.
Copyrights © 2025