Manajemen waktu merupakan salah satu elemen penting dalam keberhasilan proyek konstruksi. Dalam proyek pembangunan Jembatan Pancurbatu, penerapan manajemen waktu yang efektif menjadi kunci untuk memastikan proyek selesai sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan manajemen waktu pada proyek tersebut, dengan fokus pada perbandingan antara jadwal yang direncanakan dan kemajuan pekerjaan di lapangan, serta identifikasi kendala yang menghambat pelaksanaan waktu proyek. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar pekerjaan berjalan sesuai dengan jadwal, beberapa tahapan mengalami keterlambatan akibat faktor eksternal seperti cuaca buruk, kendala pengadaan material, dan koordinasi yang kurang optimal antara pihak kontraktor dan subkontraktor. Melalui analisis menggunakan Critical Path Method (CPM) dan kurva S, ditemukan bahwa proyek ini dapat diselesaikan lebih cepat dibandingkan dengan estimasi awal, yaitu dalam waktu 29 minggu, lebih cepat dari durasi normal yang diperkirakan 31 minggu. Rekomendasi untuk perbaikan mencakup penguatan koordinasi antar tim dan penerapan manajemen risiko yang lebih baik, terutama terhadap faktor eksternal yang tidak terduga.
Copyrights © 2025