Abstract – Meningkatnya volume lalu lintas berkontribusi terhadap kerusakan jalan, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya kinerja dan kualitas jalan tersebut. Untuk menjaga kondisi jalan agar tetap baik, baik saat ini maupun di masa mendatang, diperlukan evaluasi terhadap kondisi permukaan serta daya dukung struktur jalan. Penelitian ini dilakukan pada Jalan Ismail Harun sepanjang 1,51 km dengan tujuan mengevaluasi tingkat kerusakan perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi jenis serta tingkat kerusakan jalan yang terjadi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung di lapangan, di mana peneliti mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan serta mengukur dimensi kerusakan tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa jenis kerusakan pada perkerasan lentur Jalan Ismail Harun meliputi: retak kulit buaya, kegemukan, retak blok, cekungan, keriting, retak pinggir, retak memanjang/melintang, penurunan pinggiran jalan, tambalan dan galian utilitas, agregat licin, lubang, pelepasan butiran, serta alur. Tingkat kerusakan yang teridentifikasi diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Berdasarkan perhitungan metode PCI, diperoleh nilai 52,7167 yang termasuk dalam kategori kondisi buruk (poor). Dengan demikian, metode penanganan yang disarankan untuk kondisi ini adalah rehabilitasi jalan.
Copyrights © 2025