"Demokrasi santun" menjadi konsep yang penting dalam politik Indonesia, terutama setelah banyak dibahas dalam pidato-pidato Prabowo Subianto. Konsep ini menekankan pentingnya etika, dialog terbuka, dan saling menghargai dalam berpolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan memahami makna demokrasi santun serta melihat bagaimana penerapannya bisa mengurangi konflik politik. Dengan metode kajian literatur, penelitian ini menganalisis berbagai tulisan akademik dan pidato terkait untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan demokrasi santun dan mengapa penting bagi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demokrasi santun berpotensi meredam konflik politik dan sosial, namun di sisi lain menimbulkan kekhawatiran terhadap pembatasan kebebasan berpendapat dan kembalinya praktik otoritarianisme. Dominasi militer dalam kabinet dan pengaruh oligarki dalam kebijakan memperkuat kekhawatiran ini. Oleh karena itu, penerapan demokrasi santun harus diimbangi dengan perlindungan hak-hak sipil, penguatan mekanisme checks and balances, dan partisipasi publik yang aktif. Penelitian ini menambah pemahaman tentang demokrasi di Indonesia, khususnya mengenai kepemimpinan yang mengedepankan etika. Hasil penelitian ini diharapkan bisa mendorong terciptanya budaya demokrasi yang lebih toleran dan harmonis, serta bermanfaat bagi stabilitas politik di Indonesia.
Copyrights © 2025