Pemanasan global telah menjadi permasalahan serius yang dapat memberikan dampak terjadinya peristiwa kekeringan yang berpotensi menyebabkan penurunan hasil tanaman budidaya. Permasalahan kekeringan telah banyak diteliti sejak lama, namun isu ini masih terus berkembang hingga saat ini. Dinamika perkembangan penelitian terkait cekaman kekeringan perlu dikaji lebih dalam untuk memberikan gambaran bagi peneliti terkait celah atau gap yang memungkinkan untuk ditelaah lebih dalam. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi topik kajian terkait perkembangan penelitian dampak kekeringan di publikasi scopus mulai tahun 1990–2024 menggunakan analisis bibliometrik. Metode analisis menggunakan aplikasi reference manager Publish or Perish untuk studi literatur dan Vos Viewer untuk visualiasi pemetaan jaringan. Hasil menunjukkan adanya dinamika terkait perkembangan kajian cekaman kekeringan mulai periode 1990-2024. Hasil ekstraksi data yang diperoleh dari database Scopus sebanyak 788 publikasi dapat diketahui bahwa “effect”, “response”, “growth”, dan “plant” yang artinya bahwa penelitian terkait dampak dan respon pertumbuhan tanaman pada kondisi kekeringan telah banyak dikaji. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa istilah “drought tolerance”, “drought resistance”,“abiotic stress toleran” menjadi istilah yang berada pada jaringan terjauh yang artinya bahwa topik tersebut masih relevan dengan isu saat ini sehingga dapat menjadi peluang riset yang dapat dikaji lebih dalam kedepannya.
Copyrights © 2025