Kabupaten Sumedang merupakan salah satu kabupaten terpilih dalam proyek strategis nasional, berupa pembangunan Waduk Jatigede dan Jalan Tol Cisumdawu. Pembangunan tersebut menyebabkan alih fungsi lahan pertanian, sehingga dibutuhkan pemantauan penutupan/penggunaan lahan secara terukur. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola reflektan setiap penutupan/penggunaan lahan dan membandingkan hasil klasifikasi penutupan/penggunaan lahan di Kabupaten Sumedang pada tahun 2023 dengan pendekatan RF dan SVM. Pola reflektan penutupan/penggunaan lahan bersifat khas, tetapi kemiripan pola reflektan dapat dijumpai pada penggunaan lahan sawah dan ladang/tegalan. Kemiripan pola reflektan tersebut menyebabkan tingginya kerentanan misklasifikasi pada penutupan/penggunaan lahan. Pendekatan RF dan SVM menghasilkan akurasi klasifikasi yang tinggi, yaitu sebesar 93,6% dan 98% masing-masing untuk RF dan SVM. Perbedaan luasan hasil klasifikasi RF dan SVM terjadi sebesar 34,64% karena adanya perbedaan cara kerja klasifikasi. Perbedaan luasan klasifikasi RF dan SVM terbesar terdapat pada penggunaan lahan sawah, yaitu masing-masing sebesar 11.136 hektar dan 31.445 hektar. Kata Kunci : proyek strategis nasional, pola reflektan, machine learning
Copyrights © 2025