Lansia yang tinggal di panti jompo rentan mengalami kesepian akibat keterbatasan interaksi sosial dan minimnya aktivitas bermakna. Intervensi ini bertujuan untuk mengurangi perasaan kesepian pada lansia melalui intervensi psikososial menggunakan metode storytelling. Intervensi dilakukan selama tiga hari kepada empat lansia perempuan di Panti Jompo Budi Agung, dengan enam sesi yang dirancang untuk menggali pengalaman hidup, nilai, dan harapan mereka. Hasil menunjukkan bahwa storytelling efektif menciptakan ruang ekspresi emosional, memperkuat relasi sosial, dan meningkatkan makna hidup lansia. Lansia menunjukkan perubahan positif pada aspek afektif, perilaku, dan kognitif, seperti meningkatnya rasa bahagia, keterbukaan dalam berinteraksi, dan kesadaran akan keberhargaan diri. Pendekatan ini selaras dengan teori psikososial Erikson serta teori pembelajaran sosial Bandura. Storytelling terbukti sebagai strategi intervensi yang mampu mengurangi kesepian dan meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia di panti jompo.
Copyrights © 2025