Ikan merupakan bahan makanan yang mudah rusak dan membusuk jika tidak segera dikonsumsi. Produsen menggunakan formalin sebagai pengawet makanan yang berbahaya bagi kesehatan. Adanya bahan pengawet alternatif yang dapat menggantikan formalin menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Salah satu pilihan yang dapat digunakan sebagai pengawet alami adalah daun sirih yang mengandung senyawa antimikroba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai ekstrak daun sirih terhadap pertumbuhan bakteri yang terdapat pada ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan percobaan yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah jumlah bakteri. Hasil dari penelitian ini didapatkan ikan cakalang dengan perendaman aquadest steril hasil rata-rata bakteri yang didapatkan adalah 1,7x105 CFU/ml, sedangkan ikan cakalang yang direndam dengan ekstrak daun sirih hijau didapatkan hasil rata-rata jumlah bakteri 1,3x103 CFU/ml, perendaman dengan ekstrak daun sirih kuning terhadap ikan cakalang memiliki nilai rata-rata jumlah bakteri 4,1x104 CFU/ml, dan perendaman ekstrak daun sirih merah terhadap ikan cakalang memiliki nilai rata-rata jumlah bakteri 2,7x105 CFU/ml.
Copyrights © 2024