cover
Contact Name
Nora Usrina
Contact Email
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260777585
Journal Mail Official
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar Telp : +62 852-6077-7585
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah
ISSN : 1978631X     EISSN : 26556723     DOI : doi.org/10.30867/nasuwakes.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Journal Nasuwakes was created and developed by Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This journal is published regularly 2 times a year in May and November which publishes research articles in the field of health in general. Articles submitted will be selected by editors and bestari partners. Nasuwakes in its next publication will receive all research articles, reviews, and case studies in the field of health science.
Articles 119 Documents
Analisis Faktor Risiko Kebiasaan Makan pada Mahasiswa Kebidanan di Banda Aceh nurlaila, nurlaila; Maidar, Maidar; Ahmad, Aripin
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok dengan pola makan spesifik yang sangat dipengaruhi oleh trend, media dan gaya hidup, sehingga cenderung mempunyai pola makan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kebiasaan makan pada mahasiswa Kebidanan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, pada mahasiswi Prodi DIII kebidanan di Banda Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juli sampai 15 Agustus 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode propotional Random Sampling terhadap 162 mahasiswa. Data yang dikumpulkan adalah tempat tinggal, Body image, preferensi makanan, Media informasi, teman sebaya, uang saku dan pengetahuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui google form menggunakan media sosial Whats App. Analisa data dilakukan secara multi variety dengan menggunakan analisis regresi logistic pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisa bivariate menunjukkan ada hubungan signifikan antara body image (p=0,012; OR: 1,67; CI= 1,12-2,51), teman sebaya (p=0,001; OR: 78,8; CI= 27,7-223), media informasi (p=0,001; OR: 20,9; CI= 9,08-48,2), dan preferensi makanan (p=0,001; OR: 4,7; CI=2,23-9,87) dan tidak ada hubungan antara uang saku, tempat tinggal dan pengetahuan dengan kebiasaan makan (p>0,05). Kesimpulan akhir dari penelitian ini menunjukkan faktor risiko paling dominan yang berhubungan dengan kebiasaan makan pada mahasiswa kebidanan Banda Aceh adalah pengaruh teman sebaya dengan OR=91 (95% CI: 20,18-412,77) dengan p= 0,001. Perlu dilakukan peningkatan pengetahuan melalui edukasi terstruktur di kampus atau lingkungan remaja dengan melibatkan teman sebaya sebagai sosok kunci penyampaian informasi.
Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Involusi Uterus Seriana, Irma; Yusnaini, Yusnaini
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Anemia pada masa nifas menyebabkan sub involusi uterus yang mengakibatkan perdarahan postpartum, memudahkan infeksi postpartum, pengeluaran ASI berkurang, dan mudah terjadi infeksi payudara. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan rancangan crossectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Aceh Besar sebanyak 43 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara anemia dengan involusi uterus ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya dengan nilai p=0,032 (p<0,05). Ibu nifas yang anemia mempunyai risiko 11,2 kali mengalami involusi uterus tidak normal. Anemia dapat menyebabkan terganggunya involusi uterus ibu nifas.
Efektifitas Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Kompres Dingin terhadap Tingkat Dismenorea pada Remaja di Sekolah Islam Terpadu Banda Aceh Kartinazahri, Kartinazahri; Lisnawati, Lisnawati; Nurhasanah , Cut
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri saat haid karena kontraksi otot rahim yang dipengaruhi oleh hormon prostaglandin. Dismenorea pada remaja berkisar antara 43% hingga 93% dan mempengaruhi kegiatan belajar. Penatalaksanaan dismenorea dapat menggunakan terapi nonfarmakologis seperti teknik relaksasi nafas dalam dan kompres dingin. Teknik relaksasi nafas dalam dapat meningkatkan relaksasi dan menurunkan ketegangan otot saat haid dan kompres dingin dapat menghambat reseptor nyeri dan melepaskan pelepasan endorfin yang berperan untuk mengurangi dismenorea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi nafas dalam dan kompres dingin terhadap tingkat dismenorea pada remaja di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan two comparison group pre-test dan post-test design. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah remaja di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Banda Aceh yang mengalami dismenorea sebanyak 30 orang. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat dismenorea antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi teknik relaksasi nafas dalam dengan nilai signifikansi 0,002 dan ada perbedaan tingkat dismenorea antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi kompres dingin dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai signifikansi 0,014 < α = 0,05. Kompres dingin lebih efektif menurunkan tingkat dismenorea pada remaja dibandingkan teknik relaksasi nafas dalam.
Faktor Risiko Obesitas Pada Remaja: Studi Case- Control riany, pipiet; Ahmad, Aripin; Ismail, Nizam
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Faktor penyebab obesitas pada remaja bersifat multifactor. Riwayat obesitas orangtua dan pendapat orangtua merupakan factor yang berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi obesitas. Tujuan: mengetahui factor yang berhubungan dengan obesitas pada remaja. Metode: Penelitian case control dengan total 174 subjek, kasus adalah remaja obesitas dan kontrol adalah remaja non-obesitas. Variabel bebas adalah pendapatan, pendidikan, pekerjaan dan umur, jenis kelamin dan riwayat obesitas orang tua sedangkan variabel terikat adalah kejadian obesitas. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistic. Hasil: Faktor yang secara bermakna berhubungan (p<0.05) adalah Riwayat obesitas orangtua (OR=19,2; CI: 8.43-43.9); dan pendapat orangtua (OR=5,3; CI: 2.77-10.25).  Kesimpulan: remaja yang memiliki Riwayat obesitas dan pendapatan tinggi orangtua, berisiko lebih terhadap terjadinya obeistas.
Aplikasi Penerapan Latihan Range of Motion (ROM) Terhadap Peningkatan Rentang Gerak Ekstremitas Pada Pasien Stroke Usia Produktif Maulida, Sartika; Anita, Julia
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke menjadi masalah serius hampir diseluruh dunia, serangan stroke secara tiba-tiba dapat mengakibatkan kematian, kecacatan fisik dan mental pada usia produktif maupun usia lanjut. Rehabilitasi pasien stroke dapat mengoptimalkan pemulihan sehingga penderita stroke mendapatkan fungsional dan kualitas hidup yang lebih baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aplikasi Penerapan Latihan Range of Motion (ROM) Terhadap Peningkatan Rentang Gerak Ekstremitas Pada Pasien Stroke Usia Produktif di RSUDZA Banda Aceh tahun 2020. Metode yang digunakan Penelitian ini yaitu pra eksperimental desain dengan menggunakan jenis penelitian Pre-test-Post-test desain, yaitu penelitian dilakukan dengan cara memberikan Pre-test (pengamatan awal) terlebih dahulu terhadap responden sebelum dilakukan tindakan latihan Range of Motion (ROM), setelah dilakukan tindakan, kemudian dilakukan Post-test (pengamatan akhir) terhadap Rentang gerak ekstremitas responden. Penelitian dilakukan terhadap 39 responden. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbaikan Rentang Gerak Ektremitas Responden setelah dilakukan Latihan Range of Motion sebesar 80,56%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan Rentang gerak ekstremitas responden setelah dilakukannya Latihan Range of Motion (ROM) pada pasien stroke usia produktif di Ruang Rawat Inap Saraf Rumah Sakit Umum Dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Diharapkan dengan melakukan latihan Range of Motion (ROM) pada pasien stroke usia produktif, pasien stroke usia produktif lebih cepat sembuh dari gangguan/keterbatasan ektremitas dan kembali mandiri.dalam melakukan aktivitas.
Efektivitas Pemberian Sari Kedelai dan Formula Kedelai Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Wagustina, Silvia; Ahmad, Aripin; Arnisam, Arnisam
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus disebabkan oleh kurangnya produksi insulin di dalam tubuh atau terjadinya resistensi insulin. Kacang kedelai dapat dimanfaatkan sebagai makanan fungsional untuk menurunkan kadar gula darah karena mempunyai nilai indeks glikemik rendah kandungan serat yang cukup, sehingga dapat memperlambat penyerapan makanan dalam tubuh, mengandung asam amino arginin yang mampu menjaga keseimbangan hormon insulin. Isoflavon kacang kedelai dalam bentuk Genistein dan Daidzein bermanfaat untuk memperbaiki sel, metabolisme glukosa dan lemak, serta melindungi sel pankreas. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan pre-post dengan dua kelompok perlakuan. Penelitian dilakukan mulai Agustus hingga Oktober 2020. Data yang dikumpulkan adalah kadar gula darah, asupan energy dan karbohidrat, indeks glikemik, status obesitas, aktifitas fisik dan genetik. Tahapan penelitian adalah: pembuatan makanan fungsional sari kedelai dan formula kedelai. Makanan fungsional pada kelompok perlakuan diberikan selama 14 hari. Analisa data menggunakan uji statistik t-tes dependent dan independent dengan derajat kepercayaan 95% (α &lt; 0,05) dan dilanjutkan dengan analisa regresi linier ganda. Ada pengaruh pemberian formula kedelai dan sari kedelai terhadap kadar gula darah penderita DM Tipe 2. Rerata penurunan kadar gula darah pada kelompok yang diberikan formula kedelai sebesar 26.30 mg/dl, sedangkan pada kelompok yang diberikan sari kedelai sebesar 17.96 mg/dl. Formula kedelai dapat menurunkan kadar gula darah 8,34 mg/dl lebih besar daripada sari kedelai. Aktifitas fisik yang dilakukan secara teratur mempunyai peran untuk menurunkan kadar gula darah sebesar 33,828 mg/dl. Sari kedelai dan formula kedelai dapat dijadikan sebagai alternatif untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2.
Literatur Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Anak Usia Sekolah Yumni, Dhiya; Yusnaini, Yusnaini; Dewi, Dewi
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Total keseluruhan penduduk dunia yang menderita anemia sebanyak 1,62 miliar orang dengan prevalensi anak sekolah yaitu 25,4% dan menyatakan bahwa 305 juta anak sekolah diseluruh dunia menderita anemia. Berdasarkan data pada Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 didapatkan anak dengan kelompok Anak Usia Sekolah sejumlah 33.476.512 jiwa dengan prevalensi anak penderita anemia sebesar 46,56 %. Menurut Kementerian Kesehatan RI tahun 2018 penderita anemia pada Anak Usia Sekolah sekitar 12% remaja laki-laki dan 23% remaja perempuan mengalami anemia, yang sebagian besar diakibatkan kekurangan zat besi (anemia defisiensi besi). Anemia pada anak usia sekolah dapat terjadi yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti menderita kekurangan gizi dan protein, Kurangnya pengetahuan ibu terhadap strategi penyusunan menu sehat dan keterbatasan kemampuan sosial ekonomi,. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan review dari beberapa literature terkait Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Anak Usia Sekolah. Metode Penelitian Ini Menggunakan Metode Literature Review yang didapatkan dari 10 artikel terkait asupan zat besi, sarapan pagi, pendidikan dan pendapatan orang tua. Hasil dari 10 artikel yang di review didapatkan bahwa terdapat pengaruh antara faktor faktor yang menyebabkan kejadian anemia pada anak usia sekolah. kesimpulan didapatkan bahwa asupan zat besi, sarapan pagi, pendidikan dan pendapatan orang tua memiliki pengaruh terhadap kejadian anemia pada anak usia sekolah.. Saran diharapkan bagi fasilitas kesehatan untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan terkait penyebab terjadinya anemia. Dan menyediakan informasi terkait pencegahan dan penanggulangan anemia pada anak usia sekolah.
Bagaimanakah Persepsi Remaja Tentang Edukasi SADARI Menggunakan Aplikasi Whatsapp? Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan hormon dalam tubuh remaja kadangkala mengalami penyimpangan pada payudara, yang beresiko terjadi kanker. Data Riskesdas (2018), menyebutkan bahwa kanker payudara di Indonesia sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000. Sosialisasi sejak dini perlu dilakukan untuk pencegahan kanker payudara. Survei menyebutkan bahwa 82,2% remaja membutuhkan pelayanan yang mudah diakses untuk kelancaran pelayanan kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi remaja tentang edukasi SADARI dengan menggunakan WhatsApp (WA). Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan desain posttest design only. Populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja di SMA di kota Banda Aceh dan Kota Sigli di Aceh. Sampel penelitian sebanyak 199 responden dan diperoleh melalui multistage sampling. Kriteria inklusi responden yaitu 1). Remaja putri yang ada menstruasi, 2). Siklus mentruasi 21- 28 hari, 3). Tidak mengalami penyakit pada sistem reproduksi, 3). Mempunyai orang tua/ keluarga 4) bersedia menjadi responden. Pengumpulan data di SMAN 1 Sigli dan SMAN 5 Banda Aceh tanggal 7 Agustus - 5 September 2019 dengan menggunakan kuesioner yang telah duji reabilitas dan validitasnya. Analisa data menggunakan analisis deskriptif dengan program statistik. Hasil penelitian didapatkan bahwa persepsi responden tentang edukasi SADARI dengan nilai rerata 3.54 (baik), Persepsi responden edukasi dimonitor oleh perawat Puskesmas 3, 64 (baik) dan persepsi responden tentang penggunaan Aplikasi WA (baik) dengan nilai 3,32 (baik). Perawat Puskesmas dapat membuat group edukasi dengan WA sesuai issue dan trends remaja yang tertarik dengan media. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pencapaian pelayanan yang tepat dan kontinyu pada kelompok remaja.
Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan di Institusi Keperawatan Milik Pemerintah Daerah susanti, helly
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana merupakan salah satu komponen dari Standar Nasional Pendidikan yang ikut berkontribusi atas sukses tidaknya proses pendidikan di suatu institusi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana pendidikan di institusi milik pemerintah daerah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian adalah Akademi Keperawatan Tjoet Nya’ Dhien Banda Aceh dengan subjek penelitian adalah unsur pimpinan institusi dan staf perlengkapan, perpustakaan, dan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan Perencanaan kebutuhan dilakukan setiap tahun secara button up planning, melibatkan staf berwenang dibawah koordinasi Pudir II dan diusulkan berdasarkan kebutuhan oleh direktur ke Dinas Kesehatan Pemerintah Aceh; Pengadaan tidak dilakukan di institusi namun dilakukan oleh Dinas Kesehatan setelah pengesahan anggaran dari DPR Aceh melalui proses tender oleh pihak ketiga dan didistribusikan tanpa melibatkan pihak institusi; Pemanfaatan fasilitas yang dimiliki sebagian besar sudah dimanfaatkan secara efektif dan efisien; Penyimpanan hanya dilakukan di ruang atau unit masing-masing pembantu direktur karena belum memiliki gudang penyimpanan khusus; dan Penghapusan terhadap barang yang bersumber dari APBA tidak pernah dilakukan di institusi karena merupakan kewenangan Dinas Kesehatan Pemerintah Aceh, tetapi yang bersumber dari dana BP-3 telah dilakukan sesuai prosedur.
Pengetahuan dan Kesiapsiagaan Mahasiswa Diploma III Keperawatan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami susanti, helly
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidup dan bertempat tinggal di daerah yang rentan terhadap bencana gempa dan tsunami, serta sebagai calon tenaga keperawatan yang akan memberikan pelayanan keperawatan pada masyarakat telah mendorong peneliti untuk menganalisis pengetahuan dan kesiapsiagaan mahasiswa Diploma III Keperawatan yang meliputi: rencana kesiapsiagaan, peringatan bencana, mobilisasi sumberdaya, kebijakan kesiapsiagaan bencana, dan rencana tanggap darurat. Studi Cross sectional ini dilakukan pada 443 orang mahasiswa Diploma III Keperawatan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket yang diadopsi dari LIPI-UNESCO/ISDR (2006). Analisis data penelitian menggunakan uji statistik korelasi dengan CI 95% dan α=0.05 melalui software komputer SPSS. Hasil penelitian diperoleh 62.9% mahasiswa Diploma III Keperawatan memiliki pengetahuan cukup baik dan 45.5% memiliki kesiapsiagaan pada kategori kurang siap. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan dengan rencana kesiapsiagaan (r=0,522), peringatan bencana (r=0,455), mobilisasi sumberdaya (r=0,579), kebijakan kesiapsiagaan bencana (r=0,519), dan rencana tanggap darurat (r=0,527) dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami pada mahasiswa Diploma III Keperawatan (p<0.05). Implementasi kurikulum keperawatan bencana dan pelatihan atau simulasi (drill) bencana perlu diterapkan sebagai penguatan kapasitas bagi calon tenaga keperawatan yang kelak akan bertugas di daerah bencana

Page 1 of 12 | Total Record : 119