Kertas dengan bahan baku selulosa kerap kali dijadikan santapan oleh rayap, dalam mencegah hal tersebut tercipta sebuah inovasi berupa kertas anti rayap. Daun sirsak memiliki kandungan senyawa acetogenin 49% yang berfungsi sebagai racun perut untuk membunuh rayap. Tujuan penelitian ini adalah membuat kertas anti rayap dari kulit kacang tanah dan bulu ayam dengan penambahan ekstrak daun sirsak sesuai dengan standar SNI 01.7207-2006, meliputi parameter penurunan berat kertas, lethal time, dan mortalitas rayap. Pembuatan kertas anti rayap dilakukan dengan penambahan ekstrak daun sirsak konsentrasi 2, 4, 6, 8, dan 10 % dengan waktu pengamatan terhadap kematian rayap selama 1 hingga 5 hari. Penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun sirsak pada kertas efektif meningkatkan ketahanan terhadap rayap sesuai standar SNI. Konsentrasi 8% menunjukkan hasil terbaik, dengan mortalitas rayap 100% dalam empat hari dan LT₅₀ tercapai dalam tiga hari pada konsentrasi 6%, 8%, dan 10%. Analisis RSM menunjukkan titik optimum pada konsentrasi 8% dan waktu 5 hari, dengan mortalitas 95,22% dan penurunan berat kertas 0,23%. Ekstrak daun sirsak terbukti efektif sebagai bahan anti rayap dalam pembuatan kertas dengan konsentrasi optimal 8%.
Copyrights © 2025