Dalam industri makanan yang kompetitif, UMKM perlu berinovasi untuk menjaga kualitas dan daya tarik produk. Penelitian ini menerapkan metode Quality Function Deployment (QFD) guna mengidentifikasi kebutuhan konsumen terhadap desain kemasan bawang goreng pada UMKM Rivana. Berdasarkan survei terhadap 52 responden, atribut perlindungan produk (skor 4,62) dan kebersihan kemasan (skor 4,83) menjadi faktor utama yang harus diperhatikan. Analisis House of Quality (HoQ) merekomendasikan peningkatan perlindungan terhadap kerusakan eksternal serta penerapan teknologi vacuum packaging untuk memperpanjang masa simpan. Desain kemasan yang lebih modern, estetis, dan informatif diharapkan dapat meningkatkan daya tarik konsumen serta mendorong penjualan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi kemasan berbasis kebutuhan konsumen berperan penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar yang semakin kompetitif.
Copyrights © 2025