Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketidakadilan yang masih terjadi dalam cerpen “Rambutnya Juminten” karya Ratna Indraswari Ibrahim yang meliputi ketidakadilan gender, penindasan terhadap perempuan yang dianggap inferior dibandingkan laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Menggunakan pendekatan feminis eksistensialis Simone de Beauvoir. Perbedaan gender selalu menjadi pembatas antara laki-laki dan perempuan, perempuan merasa tertindas, dimana perempuan seharusnya bebas berekspresi dan menunjukkan kreativitasnya, namun keberadaan laki-laki yang lebih mendominasi ini seolah menjadi penghambat kebebasan perempuan. Laki-laki menganggap perempuan terlalu banyak menafsirkan feminisme.
Copyrights © 2025