Latar belakang: Indikasi penggunaan kortikosteroid semakin meningkat, diikuti pula dengan efek samping yang semakin banyak. Salah satunya adalah steroid psikotik. Tujuan: Mereview potensi kortikosteroid dalam menginduksi terjadinya psikotik. Metode: Penelusuran menggunakan mesin pencari dengan melihat kesesuaian dan relevansi dari 5 laporan kasus, 7 review, 10 systematic review dan 3 meta analysis dengan sumber artikel, tahun penerbitan dan asal dari sumber artikel. Hasil: Efek psikotik kortkosteroid pada beberapa penelitian tidak dapat digeneralisasikan karena variasi jumlah dosis dan lama waktu pemberian sehingga tidak dapat memprediksi kejadian steroid induksi psikosis. Selain itu juga penggunaan steroid dihubungkan dengan data subyektif misalnya riwayat penyakit, usia dan jenis kelamin ataupun dari rute pemberian sediaan kortikosteroid. Penggunaan kortikosteroid jangka panjang pada kondisi tertentu juga dapat menurunkan angka mortalitas. Berdasarkan review artikel ini juga diketahui bahwa penggunaan kortikosteroid sebagai terapi tambahan pada flu dan pilek tidak dapat dibuktikan efektivitasnya. Simpulan dan saran: Belum didapatkan bukti yang cukup untuk mengidentifikasi efek samping kortikosteroid induksi psikotik sehingga diperlukan systematic review dengan mengurangi bias hasil review.
Copyrights © 2016