Artikel ini membahas peran Depati dalam kepemimpinan adat tradisional masyarakat Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Kerinci. Masalah yang diangkat adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan kontribusi Depati dalam sistem pemerintahan adat, yang berpotensi memengaruhi stabilitas kepemimpinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali dan menganalisis peran Depati dalam menjaga nilai-nilai adat di tengah tantangan modernisasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian pada perolehan data dan informasi yang akurat serta komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Depati berfungsi sebagai jembatan antara tradisi dan dinamika sosial, serta memiliki otoritas dalam pengambilan keputusan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun modernisasi mengancam pelestarian nilai-nilai adat, peran Depati tetap relevan dalam menjaga identitas budaya dan kesejahteraan masyarakat adat.
Copyrights © 2025