Pelayanan kefarmasian harus dilakukan sesuai standar pelayanan kefarmasian Rumah Sakit yang merupakan suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien. Kegiatan pengelolaan sediaan farmasi yang baik dapat meningkatkan mutu pelayanan berdasarkan aspek keamanan, efektif dan ekonomis dalam penggunaan obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan sediaan farmasi di Instalasi Farmasi RSU Kaliwates Jember. Penelitian implementasi pengelolaan sediaan farmasi menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu data dikumpulkan pada satu periode waktu tertentu untuk memberikan gambaran mengenai kondisi yang diteliti saat itu. Pengambilan data dengan menggunakan teknik total sampling yaitu dengan responden Apoketer dan Tenaga Teknik Kefarmasian yang berpraktik di RSU Kaliwates Jember dengan jumlah yang diperoleh sebanyak 35 responden. Hasil penelitian ini yaitu implementasi pengelolaan sediaan farmasi berdasarkan Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 di Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember pada tahapan pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, administrasi didapatkan hasil 76-100% dengan kategori baik.
Copyrights © 2024