Claim Missing Document
Check
Articles

SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Heny siswanti; Muh Purnomo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.115 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang umum dalam kehidupan modern saat ini. Hipertensi juga penyebab utama terjadinya penyakit kardiovaskuler yang menyebabkan tingginya angka kematian di Indonesia. Slow Deep Briathing merupakan salah satu terapi non farmakologis untuk merilekskan otot sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh terapi SDB terhadap perubahan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Kalinyamatan Jepara. Dalam penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pretest-postest. Besar sampel adalah 32 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Uji T dan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. P value = 0,000 (α<0,05) yang berarti ada pengaruh terapi SDB terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kalinyamatan Jepara. Ada pengaruh terapi SDB terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kalinyamatan Jepara.
Efektifitas Pemberian Teknik Pernapasan Buteyko terhadap Kekambuhan pada Pasien Asma Heny Siswanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.803 KB)

Abstract

Asma adalah penyakit imflamasi kronis saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas yang menimbulkan gejala episodic berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat dan batuk – batuk terutama malam hari. Penyakit asma menjadi masalah yang sangat dekat dengan masyarakat karena jumlah populasi yang menderita asma semakin bertambah. Di Indonesia penyakit asma menduduki utitan 10 besar dari penyebab kesakitan dan kematian. Pernafasan Buteyko sebagai stategi untuk menurunkan gejala asma dengan prinsip Breathe less untuk meperbaiki pernafasan diafragma dan belajar bernapas melalui hidung. Pernapasan buteyko berguna utnuk mengurangi ketergantungan pasien asma terhadap obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas nalumsari Jepara. Dalam penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pretest-postest. Besar sampel adalah 34 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Uji T dan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. P value = 0,000 (α<0,05) yang berarti ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas Nalumsari Jepara. Ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di wilayah kerja Puskesmas Nalumsari Jepara.
Efektifitas Pemberian Tehnik Pernapasan Buteyko terhadap Kekambuhan pada Pasien Asma Heny Siswanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.106 KB)

Abstract

Asma adalah penyakit imflamasi kronis saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas yang menimbulkan gejala episodic berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat dan batuk – batuk terutama malam hari. Penyakit asma menjadi masalah yang sangat dekat dengan masyarakat karena jumlah populasi yang menderita asma semakin bertambah. Di Indonesia penyakit asma menduduki utitan 10 besar dari penyebab kesakitan dan kematian. Pernafasan Buteyko sebagai stategi untuk menurunkan gejala asma dengan prinsip Breathe less untuk meperbaiki pernafasan diafragma dan belajar bernapas melalui hidung. Pernapasan buteyko berguna utnuk mengurangi ketergantungan pasien asma terhadap obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas nalumsari Jepara. Dalam penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pretest-postest. Besar sampel adalah 34 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu Uji T dan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. P value = 0,000 (α<0,05) yang berarti ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di Puskesmas Nalumsari Jepara. Ada pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala pada pasien Asma di wilayah kerja Puskesmas Nalumsari Jepara.
HUBUNGAN LAMANYA PUASA PRE ANESTESI DENGAN STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN OPERASI ELEKTIF DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL (IBS) RSUD RA KARTINI KABUPATEN JEPARA Heny Siswanti; Sri Karyati; Fuji Nurul Hidayah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.027 KB)

Abstract

Latar Beakang : Operasi atau pembedahan merupakan semua tindakanpengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka ataumenampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Saat dilakukan operasipasien terlebih dahulu dilakukan anestesi untuk menidurkan danmenghilangkan nyeri selama operasi. Pasien sebelum dilakukan operasiminimal satu hari sebelumnya melakukan puasa. Lama puasa normaladalah 4 samoai 6 jam. Saat pasien masuk di ruang operasi terjadiperubahan status hemodinamik antara pasien yang puasanya normaldengan pasien yang puasanya memanjang. Hal ini dikarenakan jumlahcairan tubuh pasien yang berkurang sehingga hemodinamik mengalamiperubahan.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lamanyapuasa pre anestesi dengan status hemodinamik pada pasien operasi elektifdi Ruang IBS RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskripsi korelasional denganpendekatan cross sectional dengan populasi berjumlah 399 pasien.Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan jumlahsebanyak 80 responden.Hasil : Hasil uji bivariat mengunakan spearman rho antara lamanya puasapre anestesi dengan status hemodinamik pada pasien operasi elektif diRuang IBS RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara, dengan hasil uji spearmanrho diperoleh p value = 0,000 (p < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterimaKesimpulan : Ada hubungan lamanya puasa pre anestesi dengan statushemodinamik pada pasien operasi elektif di Ruang IBS RSUD RA KartiniKabupaten Jepara.
PENGARUH LATIHAN MENGGENGGAM BOLA KARET TERHADAP KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADI Heny Siswanti; Dewi Hartinah; Dian Heni Susanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.043 KB)

Abstract

Stroke merupakan suatu kedaruratan medik. Semakin lambat pertolongan medis yang diperoleh, maka akan semakin banyak kerusakan sel saraf yang terjadi. Stroke masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia dan diperkirakan setiap tahun di Indonesia terjadi 500.000 penduduk terkena serangan stroke, sekitar 2,5 % atau 125.000 orang meninggal, dan sisanya cacat ringan maupun berat. Stroke non hemoragik adalah yang terbanyak. Pemulihan atau perawatan stroke adalah proses yang dapat dilakukan saat berada di rumah sakit dengan memberikan latihan menggenggam bola karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggenggam bola karet terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik di Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Experiment dengan bentuk rancangan pre dan post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden yang terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, analisis data bivariat pada penelitian ini menggunakan uji pairing sample t test. Penelitian ini menunjukkan peningkatan kekuatan otot pada kelompok intervensi dan pada kelompok kontrol. Nilai signifikan (p = 0,01) pada kelompok intervensi dan (p = 0,02) pada kelompok kontrol. Dilihat dari nilai rata-rata setelah dilakukan perlakuan (pos tes) pada kelompok intervensi sebesar 3,71 lebih tinggi dari pada kelompok kontrol sebesar 2,43. kelompok intervensi dengan latihan menggenggam bola karet lebih baik dari pada kelompok kontrol dengan pelatihan ROM.
Gadget Level Dependence Of Children Age 3-6 Years Invillage Cranggang Dawe Kudus Vera Zulfi Nofita Sari; Annisa Yulianingrum; R Rusnoto; Heny Siswanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.842 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan gadget tidak hanya digunakan oleh orang dewasa atau anak remaja saja, namun sudah mulai digunakan pada kalangan umur anak-anak khususnya anak prasekolah yang pada umumnya baru berusia 3-6 tahun. Dalam hal ini, kecanggihan teknologi yang menarik pada gadget menyebabkan anak-anak usia prasekolah sudah mampu untuk menggunakan gadget sendiri. Hal ini perlahan dapat mengubah norma, dan tingkah laku anak sehingga tidak sadar penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan anak mengalami ketergantungan pada gadget Tujuan: Untuk mengetahui Tingkat Ketergantungan Gadget pada Anak Usia 3-6 Tahun di Desa Cranggang Dawe Kudus Tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik korelasi. Metode pendekatan cross sectional. Adapun teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode Stratified Random Sampling jumlah populasi orang tua anak usia 3-6 tahun sebanyak 80 dan sampel sebanyak 67 responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rho dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 67 responden yang mempunyai frekuensi tingkat ketergantungan gadget pada anak usia 3-6 tahun menunjukkan tidak ketergantungan gadget sebanyak 41 orang (61,2%), ketergantungan ringan sebanyak 21 orang (31,3%) dan ketergantungan sedang sebanyak 5 orang (7,5%). Kesimpulan: Tingkat ketergantungan gadget dari 67 responen terhadap anak usia 3-6 tahun sebagian besar tidak mengalami ketergantungan gadget dengan frekuensi 41 responden (61,2%).
The Effect Of Brain Exercise On The Ability Of Recovery Of Memory Functions Of Non-Hemorric Stroke Clients At Permata Bunda Purwodadi-Grobogan Hospital Heny Siswanti; Dewi Hartinah; Yuli Susanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.953 KB)

Abstract

Tingginya klien stroke dan kurangnya kesadaran kontrol atau pemeriksaan ulang dapat memicu tingginya angka morbiditas dan mortalitas Tujuan: Mengetahui pengaruh senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik di RS Permata Bunda, Purwodadi-Grobogan. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah quasy-eksperimental pre test-post test design with control. Juli-Sept 2019. Responden 28 orang dengan accidental sampling. Kriteria inklusi: Usia ≤60 tahun, rawat inap minimal 2x24 jam,keadaan umum ompos mentis Kriteria eksklusi: APS, dirujuk ke faskes lain. Analisa data menggunakan mann whitney dan wilcoxon, tingkat kepercayaan 95%, p value 0,05. Hasil: (1) Tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik kelompok kontrol, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,083 >0,05,(2)Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik kelompok intervensi, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 <0,05, (3) Terdapat perbedaan pemulihan fungsi ingatan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi senam otak, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 <0,05 . 05 Kesimpulan: Ada pengaruh senam otak terhadap kemampuan pemulihan fungsi ingatan klien stroke non hemoragik di RS Permata Bunda, Purwodadi-Grobogan.
Level of blood glucose, fatigue and sexual anxiety in diabetes mellitus sufferers Karyati, Sri; Kusumaningrum, Rafika Putri Ayu; Siswanti, Heny; Suwandi, Edi Wibowo
South East Asia Nursing Research Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/seanr.4.4.2022.33-39

Abstract

Diabetes causes a decrease in glycogen which results in fatigue and neurovascular disorders which cause a decrease in body organ function. This condition raises their concerns about sexual problems in themselves and this is the main trigger for sexual problems in DM sufferers apart from physical problems. This study aims to determine the relationship between blood glucose levels and fatigue levels with sexual anxiety in diabetes mellitus sufferers. This research is correlational quantitative research with a cross-sectional time approach. The population of this study were DM sufferers in the Nalumsari Community Health Center working area with a sample of 36 people. The results of the analysis using the Spearman rho test obtained a P value of 0.000 so it can be concluded that there is a significant relationship between blood glucose levels and levels of fatigue and sexual anxiety in diabetes mellitus sufferers in the Nalumsari I Regional Health Center working area.
Pengaruh Sugar Detox terhadap Tingkat Kebahagiaan Perempuan Penderita Diabetes Melitus di UPTD Puskesmas Dawe Kabupaten Kudus Safitri, Adinda Anisa; Siswanti, Heny; Karyati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25324

Abstract

Diabetes melitus merupakan kelainan metabolik kronis yang dikenal melalui peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia yang dikarenakan oleh kesenjangan antara pasokan dan permintaan insulin. Banyaknya pembatasan yang dilakuan untuk menghindari komplikasi sangat mempengaruhi terjadinya perubahan kondisi psikologis seperti tingkat kebahagiaan. Pembatasan karbohidrat kompleks dan lemak dengan tinggi potein merupakan salah satu prinsip utama dalam pengaturan diet pada penderita diabetes melitus. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui adanya pengaruh sugar detox terhadap tingkat kebahagiaan perempuan penderita diabetes melitus di UPTD Puskesmas Dawe Kabupaten Kudus. Jenis penelitian quasy eksperiment dengan menggunkan pre test dan post test nonequivalent control group design. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden perempuan, 10 responden kelompok intervensi dan 10 responden kelompok kontrol. Instrumen penelitian memakai lembaran checklist tindakan sugar detox dan steen happines index (SHI). Hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Test didapatkan nilai p value 0,005 (p < α  0,05) dan uji Mann Whitney Test dengan p value 0,000 (p < α 0,05). Ada Pengaruh Sugar Detox Terhadap Tingkat Kebahagiaan Perempuan Penderita Diabetes Melitus Di UPTD Puskesmas Dawe Kabupaten Kudus.  
Pengaruh Puasa Sugar Detox Tinggi Protein terhadap Kadar Gula Darah Perempuan Penderita Diabetes Melitus di UPTD Puskesmas Dawe Kabupaten Kudus Bidara, Tanaya Trustha; Siswanti, Heny; Karyati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25339

Abstract

Diabetes melitus disebut sebagai penyakit kronik yang kondisinya sangat ditentukan oleh kadar gula darah. Makanan umumnya berperan besar dalam tingginya kadar gula darah karena mengkonsumsi lebih banyak makanan dalam indeks glikemik tinggi akan meningkatkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh puasa sugar detox tinggi protein terhadap kadar gula darah pada perempuan penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy experiment dengan menggunakan pre test dan post test nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah perempuan penderita diabetes melitus yang aktif dalam program prolanis UPTD Puskesmas Dawe Kabupaten Kudus. Teknik sampel purposive sampling dengan jumlah 20 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data diolah secara komputerisasi dengan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample T Test dan Independent Sample T Test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar gula darah setelah diberikan puasa sugar detox tinggi protein adalah 241,00 mg/dL. Berdasarkan uji statistik didapatkan p value = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh puasa sugar detox tinggi protein terhadap kadar gula darah perempuan penderita diabetes melitus.
Co-Authors Aditiya Puspanegara Afifah Nur Cahya Putri Ajeng Ana Zumrotun Nisak Anggita Sari, Devi Ani, Putri Anis Solikhah Annisa Yulianingrum Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Arnika Dwi Asti Aryani Rosita Astuti, Delina Aziz, Muhammad Nur Bidara, Tanaya Trustha Budiono, Setiyo Desie Andriyani Desiyani Nani Devi Anggita Sari Dewi Hartinah Diah Ayu Puji Lestari Dian Heni Susanti Dwi ASTUTI Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Eva Untar Fuji Nurul Hidayah Futkhatin Nasikhah Hidayah, Fuji Nurul Ika Widyawati Ika Yuni Vera Indanah Iswatun Qasanah Karlina, Nonok Khasanah, Mufidatun Khasanah, Tia Meilana Uswatun Kriswidanarta, Arya Fabiano Kusumaningrum, Rafika Putri Ayu Lailatul Farikhah Lailatul Maghfiroh LAILATUL MAGHFIROH M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Minggiwati, Nevi Misga, Nesdania Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Muh Purnomo Muhamad Jauhar Muhammad Hasan Burhanudin Muhammad Khoirurosyid Muhammad Purnomo Muhammad Ridwanto Nafi&#039;un Niam Nana Supriyatna Noor Hidayah Noor Hidayah Nugroho, Waluyo Budi Purbaningsih, Endah Sari Purnomo, Muh Putri Wulan Meilani R Rusnoto Rachmawati, Yuaninda Astri Ridwanto, Muhammad Rusnoto , R rusnoto rusnoto Rusnoto, R Safitri, Adinda Anisa Sari, Vera Zulfi Nofita Septiani Septiani shinta dwi kurnia Siti Haniyah Sri Karyati Srikaryati Subiwati Subiwati Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Supardi Susanti, Dian Heni Tri Kurniati Umi Faridah Ummi Kulsum Vera Zulfi Nofita Sari Wahyu Dewi Asmara Yuli Susanti Yuli Susanti Yulianingrum, Annisa Yunus Mustaqim Zunia Khairunnisa