Konser teatrikal Selamat Ulang Tahun Nadin Amizah merupakan karya seni yang menggabungkan musik, visual, dan emosi untuk menyampaikan pengalaman pribadinya, terutama terkait hubungan penuh konflik dengan sang ayah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi makna lagu “Mendarah”, elemen visual konser, serta representasi peran ayah dalam kehidupan Nadin. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis semiotika dan wawancara, ditemukan bahwa lagu ini merefleksikan perjalanan emosional Nadin dari penyesalan hingga penerimaan. Konser menghadirkan empat karakter yang melambangkan emosi utama takut, marah, sedih, dan bahagia untuk memperkuat narasi. Meskipun minim interaksi langsung dengan penonton, ekspresi visual menciptakan suasana intim dan emosional. Sosok ayah yang penuh ketidakhadiran tetap menjadi pusat pemaknaan dalam konser ini, sebagai simbol pemulihan dan penerimaan diri.
Copyrights © 2025