Krisis lingkungan merupakan tantangan global yang semakin mendesak dan kompleks, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Berbagai masalah lingkungan, termasuk perubahan iklim, polusi, deforestasi, dan hilangnya keanekaragaman hayati, telah menjadi isu utama yang mempengaruhi kualitas hidup manusia dan keberlanjutan ekosistem. Menurut data dari World Bank, laju deforestasi di Indonesia mencapai antara 700.000 hingga 1.200.000 hektar per tahun, yang menunjukkan dampak serius dari aktivitas manusia terhadap lingkungan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Analisis mendalam terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis lingkungan mengungkapkan sejumlah temuan penting yang mencakup efektivitas kebijakan, peran pemangku kepentingan, implementasi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, dampak terhadap lingkungan, dan tantangan penegakan hukum.Berdasarkan analisis kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis lingkungan, dapat disimpulkan bahwa meskipun berbagai upaya telah dilakukan, efektivitasnya masih terbatas. Tantangan utama meliputi koordinasi antar lembaga yang belum optimal, partisipasi pemangku kepentingan yang kurang memadai, serta penegakan hukum yang belum tegas.
Copyrights © 2025