Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk potensi siswa, baik dari segi kepribadian, keterampilan, maupun pengetahuan. Media pembelajaran yang efektif mampu memperkuat interaksi guru dan siswa serta memfasilitasi pemahaman konsep melalui penggabungan informasi verbal dan visual. Penelitian ini membahas pengembangan media diorama pada pembelajaran IPAS kelas V di SD Negeri 2 Dangin Puri Denpasar. Fokus penelitian mencakup: (1) desain media diorama, (2) hasil uji kelayakan oleh ahli, dan (3) respon siswa terhadap media tersebut. Teori konstruktivisme dari Jean Piaget menjadi landasan, menekankan pembelajaran aktif melalui pengalaman langsung. Data dikumpulkan melalui angket kepada ahli media dan materi, serta siswa. Hasil analisis deskriptif kuantitatif menunjukkan skor kelayakan sangat tinggi: 92% dari ahli media, 100% dari ahli materi, dan 97% dari siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa media diorama sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V.
Copyrights © 2025