Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis strategi inovasi produk dalam meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk Samyang Roll di Kota Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tren Korean Wave yang mempengaruhi selera dan budaya konsumsi masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Samyang Roll di Surabaya berasal dari generasi muda (usia 18–24 tahun), dengan mengutamakan cita rasa pedas, kemasan praktis, dan pengalaman konsumsi yang unik. Strategi inovasi seperti pengembangan varian rasa lokal (seperti mie Aceh dan Rendang), kemasan ramah lingkungan, serta formulasi yang lebih sehat mendapat respon positif dari konsumen. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi minat beli meliputi cita rasa, kemasan, aksesibilitas, dan persepsi terhadap nilai produk. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan inovasi berkelanjutan yang menggabungkan aspek sensori, visual, dan strategi digital marketing untuk memperkuat daya saing produk di pasar lokal.
Copyrights © 2025