Pendapatan nasional merupakan indikator penting dalam mengukur kinerja perekonomian suatu negara. Salah satu pendekatan dalam menghitung pendapatan nasional adalah pendekatan produksi, yang berfokus pada nilai tambah yang dihasilkan oleh berbagai sektor ekonomi. Makalah ini membahas studi kasus pertanian organik di Desa Penglipuran, Bali, sebagai contoh penerapan pendekatan produksi dalam konteks pertanian. Pertanian organik di Desa Penglipuran tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Studi ini menunjukkan bahwa pertanian organik memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan nasional melalui peningkatan harga jual produk, pengurangan dampak lingkungan, dan peluang ekspor ke pasar internasional. Namun, tantangan seperti biaya sertifikasi dan pemasaran masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi ini.
Copyrights © 2025