Ekonomi publik berperan penting dalam menentukan arah pembangunan dan pendapatan nasional. Instrumen fiskal, terutama anggaran pemerintah, memengaruhi kinerja ekonomi melalui belanja negara. Pemotongan anggaran, yang sering digunakan sebagai strategi pengendalian defisit, dapat berdampak ganda: menyehatkan fiskal namun juga berpotensi menurunkan daya dorong ekonomi. Artikel ini mengkaji kontribusi ekonomi publik terhadap pendapatan nasional serta dampak negatif dan positif dari kebijakan pemotongan anggaran. Melalui studi literatur dan data sekunder, disimpulkan bahwa optimalisasi kebijakan fiskal harus dilakukan secara hati-hati dan mempertimbangkan keseimbangan jangka panjang.
Copyrights © 2025