Recovery merupakan proses penting bagi atlet untuk memulihkan kondisi prima setelah latihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengaruh recovery aktif (RA) dan recovery pasif (RP) terhadap frekuensi denyut nadi, rating of Perceive Exertion, serta persepsi total quality recovery pada atlet Klub Venom Kabupaten Jombang. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Sampel yang dipilih 10 atlet laki-laki atletik Klub Venom, menggunakan purposive sampling. Analisis datanya menggunakan uji analisis deskriptif dan uji analisis statistik inferensial antara kedua kelompok. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada denyut nadi setelah intervensi pemulihan aktif dan pasif (2) tidak ada perbedaan signifikan terhadap RPE setelah intervensi pemulihan aktif dan pasif (3) tidak ada perbedaan signifikan pada TQR atlet dalam kelompok pemulihan aktif dan pasif. Kesimpulannya, recovery aktif dan recovery pasif berpengaruh terhadap penurunan denyut nadi, namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara RPE dan TQR pada recovery aktif maupan recovery pasif.
Copyrights © 2025