Penelitian ini mengeksplorasi peran metafora dalam lirik album Taylor Swift Red, dengan meneliti bagaimana bahasa kiasan meningkatkan kedalaman emosional dan konseptual lagu-lagu tersebut. Dengan menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini mengkategorikan metafora ke dalam tipe struktural, orientasional, dan ontologis berdasarkan kerangka kerja Lakoff dan Johnson. Hasilnya menunjukkan bahwa 53,33% metafora yang diidentifikasi dalam album ini bersifat ontologis, yang secara efektif mengubah emosi abstrak menjadi pengalaman konkret. Hal ini memungkinkan pendengar untuk terlibat secara mendalam dengan tema patah hati, kehilangan, dan pertumbuhan pribadi. Penelitian ini menekankan peran kognitif dan emosional metafora dalam musik dan menggambarkan bagaimana metafora membantu pendengar memahami emosi dan cerita yang kompleks melalui lirik album Taylor Swift Red. Penelitian ini menyoroti bahwa penggunaan bahasa metaforis dalam musik tidak hanya menambah kedalaman pada lirik, tetapi juga meningkatkan dampak emosionalnya, yang memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana musik dapat mengekspresikan emosi manusia yang kompleks.
Copyrights © 2025