Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program sosialisasi toleransi antar umat beragama yang dilaksanakan pada dua tempat yaitu Dusun Krajan Desa Banjarsari dan Gereja Kristen Jawi Wetan Pucang sewu Pacitan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sosialisasi yang melibatkan interaksi langsung antar umat beragama dan menekankan pada nilai-nilai bersama lebih efektif dalam meningkatkan toleransi. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman tentang toleransi, banyaknya paham-paham agama di lingkungan luar, dan kurangnya pemahaman tentang arti keberagamaan. Penelitian ini menyarankan perlunya pengembangan kurikulum pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai toleransi serta peningkatan kerjasama antar lembaga agama.
Copyrights © 2025