Air limbah domestik umumnya mengandung senyawa polutan organik yang cukup tinggi. Dengan demikian, setiap air limbah yang dihasilkan perlu dikelola secara baik berdasarkan karakteristiknya agar dapat menurunkan kualitas bahan pencemar yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Penelitian ini menggunakan teori analisis dampak sosial menurut Burdge (1998) dalam Firdausi (2018) yang menjelaskan ada 6 kriteria dampak populasi, dampak susunan komunitas, dampak konflik yang dilihat dari kehadiran agensi luar, dampak individu dan keluarga, dan dampak kebutuhan infrastruktur masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis dampak sosial pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik Terpusat di Kota Pekanbaru belum optimal. Temuan dilapangan menunjukkan bahwa dampak sosial dari IPAL terlihat jelas pada kelompok kepentigan masyarakat serta menimbulkan banyak konflik di masyarakat. Serta berdampak pada individu dan semakin meningkatnya kebutuhan infrastruktur masyarakat akibat proyek IPAL.
Copyrights © 2025