Penelitian ini menganalisis makna kata At-Tabut dalam Al-Qur'an menggunakan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu. Melalui analisis sintagmatik dan paradigmatik, ditemukan bahwa At-Tabut mengalami perkembangan makna dari fungsi praktis pada masa pra-Qur'an menjadi simbol teologis pada masa turunnya Al-Qur'an. Ia melambangkan keberkahan, ketenangan, legitimasi kepemimpinan, dan perlindungan ilahi. Kajian ini menunjukkan bahwa At-Tabut bukan hanya objek literal, tetapi juga memiliki makna simbolik yang memperkaya studi semantik Al-Qur'an, serta memperdalam pemahaman terhadap konsep-konsep sakral dalam konteks teologis dan historis.
Copyrights © 2025