Rendahnya keinginan siswa UPT SMP Negeri 9 Gresik untuk belajar IPA dikarenakan materi yang yang abstrak, banyak hafalan, sumber belajar yang konvensional, serta kurangnya pemanfaatan teknologi. Permasalahan ini dapat diatasi melalui penggunaan model pembelajaran problem based learning. Pada penelitian ini model pembelajaran tersebut diuji pada materi pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui proses pembelajaran, kemampuan siswa berpikir kritis setelah pembelajaran serta respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas VII-G yang dipilih secara purposif. Instrumen pada penelitian ini yakni lembar observasi keterlaksanaan, lembar tes, serta angket respon siswa. Sehingga hasil dari penelitian ini yakni aktivitas belajar siswa meningkat dengan persentase sebesar 31% (cukup baik), kemampuan siswa untuk berpikir kritis meningkat dengan besaran effect size yaitu 0,50 (sedang) serta respon siswa dengan persentase skor 3,4% (cukup baik). Model pembelajaran ini mempunyai keefektifan lebih besar daripada model pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2025