Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, terutama di antara orang yang hidup dengan HIV/AIDS. Profilaksis isoniazid telah terbukti menjadi intervensi yang efektif untuk mengurangi risiko infeksi TB pada individu HIV-positif. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi bukti mengenai penggunaan profilaksis isoniazid untuk mengurangi risiko infeksi TB pada pasien dengan HIV/AIDS di Indonesia. Metode: Studi literatur dilakukan menggunakan database PubMed, Science Direct, dan Embase dalam rentang waktu 12 Februari hingga 15 Februari 2023. Kata kunci “Isoniazid prophylaxis” , “HIV infection in Indonesia ”, “Tuberculosis infection". Pembahasan: Didapatkan 3 literatur dengan desain Studi cohort dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi yang ditetapkan. Telaah kritis dilakukan menggunakan panduan telaah kritis studi prognostic yang dipublikasikan oleh CEBM University of Oxford. Ketiga studi memiliki validity, importance, dan applicability yang cukup baik dan melaporkan temuan serupa bahwa penggunaan profilaksis isoniazid dapat menurunkan risiko infeksi TB pada pasien HIV/AIDS di Indonesia dalam 1 tahun setelah pemberian terapi. Simpulan: Temuan dalam laporan kasus berbasis bukti ini menunjukkan bahwa pemberian IPT terbukti efektif untuk menurunkan risiko infeksi TB pada pasien dengan HIV /AIDS di Indonesia. Dengan tingginya angka permasalahan terkait infeksi TB di Indonesia, pemberian IPT dapat menjadi langkah preventif untuk memberikan proteksi infeksi TB pada pasien HIV/AIDS dalam 1 tahun setelah pemberian terapi.
Copyrights © 2024