Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia telah memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak umat. Namun, dalam menghadapi era modernitas yang ditandai dengan perubahan sosial, kemajuan teknologi, dan globalisasi, pesantren dihadapkan pada tantangan besar. Modernitas menuntut sistem pendidikan yang adaptif, integratif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji tantangan utama pesantren dalam menghadapi modernitas serta respons strategis yang ditunjukkan oleh berbagai pesantren. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun sebagian pesantren masih bersifat konservatif dan enggan berubah, banyak pesantren mulai mengadopsi sistem pendidikan modern dengan tetap menjaga nilai-nilai dasar pesantren. Integrasi kurikulum nasional dan pesantren menjadi salah satu upaya dalam menjawab tuntutan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman. Studi ini menyimpulkan bahwa sikap adaptif yang selektif terhadap modernitas merupakan kunci keberlanjutan pesantren di era modern.
Copyrights © 2025