Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya minat generasi muda terhadap kain tradisional sebagai identitas budaya Indonesia, akibat dominasi budaya global. Rania Yamin sebagai fashion influencer di Tiktok @raniaayamin hadir membawa pengaruh positif melalui gaya berpakaian berkain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh daya tarik personal Rania Yamin terhadap minat berkain dan kepercayaan diri followers-nya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan paradigma positivisme. Data dikumpulkan melalui teknik probability sampling pada 100 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik influencer memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkain (41%) dan kepercayaan diri (30,1%) followers Tiktok @raniaayamin. Temuan ini menguatkan relevansi teori retorika yang menyatakan bahwa daya tarik komunikator dapat membentuk sikap dan perilaku komunikan.
Copyrights © 2025