Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peranan game online Hay Day dalam mengatasi stres akademik mahasiswa. Masalah difokuskan pada bagaimana mahasiswa menggunakan game online Hay Day untuk mengatasi stres, frekuensi penggunaannya, dan persepsi mahasiswa terkait potensi ketergantungan. Penelitian ini menggunakan teori Relaksasi Lazarus dan Folkman (1984). Metode yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur pada tiga mahasiswa aktif pengguna game Hay Day. Data dianalisis secara tematik, melalui pengkodean, pengelompokan tema, dan interpretasi mendalam. Validasi dilakukan melalui triangulasi, membandingkan informasi dari responden dan informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hay Day berfungsi sebagai mekanisme koping yang efektif, membantu mahasiswa mengalihkan perhatian dari tuntutan akademik dan menciptakan rasa kepuasan melalui gameplay yang menenangkan. Meskipun frekuensi dan durasi penggunaan bervariasi, responden mampu mengontrol permainan tanpa mengganggu aktivitas lainnya. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai potensi game online dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa, dengan penekanan pada penggunaan yang bijak untuk menghindari risiko ketergantungan. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya melibatkan tiga responden.
Copyrights © 2025