Kesehatan mental merupakan aspek fundamental dalam kesejahteraan manusia, yang secara langsung memengaruhi kualitas hidup individu serta stabilitas sosial secara kolektif. Dalam ajaran Islam, berbagai bentuk ibadah seperti doa, dzikir, shalat, dan puasa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan mental dan spiritual seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep self-healing dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maqāṣidī, dengan menyoroti relevansinya terhadap praktik terapi psikologis modern. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang merujuk pada karya tafsir Ibnu ‘Āsyūr, Sayyid Qutb, dan Rasyid Riḍā. Hasil Analisis tematik ayat-ayat terkait, menunjukkan bahwa self-healing Islami berakar pada maqāşid asy-syari’ah, khususnya ḥifẓ al-nafs and ḥifẓ al-‘aql. Praktik ibadah dalam Islam memiliki korelasi dengan pendekatan terapi modern seperti MBT, CBT, dan Self-Regulation Therapy. Penelitian ini berkontribusi dalam mengintegrasikan tafsir maqāşidī dan psikologi, serta menawarkan pendekatan spiritual Islam dalam terapi mental.
Copyrights © 2025