Salah satu pengujian kuat beton non-destructive test yaitu menggunakan Original Hammer Test Tipe-N yang sangat tergantung pada ketelitian saat menarik garis, menentukan titik dan membaca nilai kuat tekan pada kurva maupun sumbu pada grafik yang disiapkan. Kelemahan ini akan diatasi dengan menyusun persamaan matematis yang menyatakan hubungan nilai pantul (Rn) dan kuat tekan (f’c). Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi grafik dan menentukan formulasi yang menyatakan korelasi Rn-f’c. Kajian dilakukan dengan analisis regresi berdasarkan korelasi Rn-f’c pada grafik yang tersedia pada badan alat maupun buku panduannya dan mensimulasi ulang menggunakan Rn = 2 sampai 60. Data hasil simulasi dianalisis ulang untuk menentukan koreksi persamaan regresi dan modifikasi grafik aslinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam pengujian menggunakan Original Hammer Test Tipe-N kuat tekan dapat ditentukan dengan persamaan regresi polinom derajat 2 yaitu: Kuat tekan yang setara spesimen kubus arah horisontal, kebawah dan keatas masing-masing menggunakan formulasi f'ccu = 0,0113Rn2+0,8569Rn-12,615; f'ccu = 0,011Rn2+0,8845Rn-8,1916; f'ccu = 0,0156Rn2+0,5544Rn-14,081, sedangkan untuk spesimen silinder menggunakan persamaan f'cci= 0,0077Rn2+ 0,8557Rn-7,9264; f'cci = 0,0074Rn2+0,8875Rn-12,663; f'cci = 0,0083Rn2+0,877Rn-19,679, dengan f’c dalam MPa dan Rn = Nilai pantul palu.
Copyrights © 2025