Desain struktur gedung rumah sakit rawat inap 10 lantai di Kota Magelang telah selesai dilakukan dengan metode analisis linear dinamik. Mempertimbangkan bahwa Indonesia termasuk negara yang rawan terhadap gempa maka evaluasi kinerja struktur hasil desain penting untuk dilakukan. Dengan mempertimbangkan fungsi bangunan untuk rumah sakit dan saat ini masih dalam tahap desain maka tujuan evaluasi ini untuk mengetahui apakah target kinerja Immediate Occupancy dan Life Safety tercapai untuk level seismik BSE-1N dan BSE-2N. Evaluasi kinerja kemudian dilakukan berdasarkan ASCE 41-17 dengan menggunakan metode nonlinear statik. ASCE 41-17 ini dirujuk dalam penyusunan rancangan SNI tentang Evaluasi dan Rehabilitasi Seismik untuk Bangunan Gedung Eksisting. Pemodelan geometri struktur menggunakan pemodelan hasil desain. Pemodelan tersebut kemudian dilengkapi dengan parameter nonlinear, yang terdiri dari parameter nonlinear material, nonlinear penampang, dan nonlinear elemen. Arah beban lateral pushover pada analisis ini terbagi menjadi 4 arah, yaitu X positif, X negatif, Y positif, dan Y negatif. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kinerja struktur tidak memenuhi persyaratan ASCE 41-17 baik pada level seismik BSE-1N maupun BSE-2N. Berdasarkan hasil pengecekan nilai rasio kekuatan elastis perlu terhadap nilai rasio kekuatan maksimum, direkomendasikan untuk melanjutkan analisis dengan menggunakan metode nonlinear dinamik.
Copyrights © 2025