Tingginya angka kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan menjadi persoalan serius yang memerlukan respons sistemik, terutama dalam pendidikan non formal yang belum sepenuhnya terlindungi oleh sistem pengawasan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program SRA dalam meningkatkan kesadaran hak asasi manusia (HAM) di kalangan siswa Sekolah Paket A di PKBM Permai Kecamatan Tanjung Morawa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 21 siswa dan 8 pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi melibatkan sosialisasi lintas pihak, pelatihan guru berbasis nilai 3P (Provisi, Proteksi, Partisipasi), dan pembelajaran partisipatif. Dampak program terlihat dalam peningkatan kesadaran siswa terhadap hak mereka untuk dilindungi, didengar, dan berpartisipasi aktif di sekolah. Meskipun demikian, kendala seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya kapasitas guru, dan isu lingkungan eksternal turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan program. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dan pengintegrasian SRA ke dalam kebijakan pendidikan kesetaraan yang berkelanjutan
Copyrights © 2025