ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON

PENGARUH SENTRIFUGASI GRADIEN DENSITAS PERCOLL DAN LAMA INKUBASI TERHADAP MORFOMETRI DAN MEMBRAN PLASMA UTUH HASIL SEXING SPERMATOZOA KAMBING PERANAKAN ETAWAH

Aprila, Riska (Unknown)
Sumaryadi, Mas Yedi (Unknown)
Nugroho, Aras Prasetiyo (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2024

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll dan Lama Inkubasi Terhadap Morfometri dan Membran Plasma Utuh Hasil Sexing Spermatozoa Kambing Peranakan Etawah. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengkaji interaksi gradien percoll dan lama inkubasi terhadap morfometri dan Membran Plasma Utuh (MPU) hasil separasi seks kambing Peranakan Etawah (PE). Materi yang digunakan untuk penelitian yaitu semen kambing Peranakan Etawah (PE) jantan sebanyak 2 ekor dengan umur 3-4 tahun. Rancangan penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 x 3 dengan ulangan frekuensi penyadapan sebanyak 3 kali. Hasil analisis variansi perlakuan yang berpengaruh nyata kemudian dilakukan uji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Lokasi penelitian berada di Laboratorium Kesehatan Ternak dan Experimental Farm Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hasil pengukuran morfometri rata-rata spermatozoa unsexing 30.88 µm2, spermatozoa sexing fraksi atas dan fraksi bawah masing-masing 28.44 µm2 dan 32.63 µm2. Hasil dari penelitian keutuhan membran plasma spermatozoa X diperoleh rataan sebesar X1 = 66.61% dan X2 = 68.57% sedangkan spermatozoa Y diperoleh rataan sebesar Y1 = 64,87% dan Y2 = 66.96%. Hasil perhitungan statistic dengan uji t-student menunjukkan bahwa spermatozoa fraksi bawah (X) memberikan perbedaan nyata (P<0,05) lebih besar dibanding spermatozoa fraksi atas (Y). Berdasaran analisis variansi diperoleh hasil tidak ada interaksi antara faktor gradien dan lama inkubasi (P>0,05) terhadap morfometri dan Membran Plasma Utuh (MPU). Faktor gradien berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap morfometri fraksi atas (Y) dan bawah (X), sedangkan faktor gradien dan lama inkubasi masing-masing berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap Membran Plasma Utuh (MPU) fraksi atas (Y) dan bawah (X). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu separasi seks menggunakan medium gradien percoll 45:60% dengan lama inkubasi 30 menit mampu memisah dengan baik morfometrik spermatozoa fraksi atas (Y) maupun fraksi bawah (X), bahkan diperoleh persentase membran plasma utuh (MPU) tertinggi baik untuk fraksi atas dan bawah.

Copyrights © 2024