Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis kemampuan guru dalam mengefektifkan pembelajaran melalui pendekatan bermain dan permainan anak guna meningkatkan kemandirian anak usia dini di KB Titasomi Nolloth, Maluku Tengah. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru telah memahami prinsip-prinsip bermain sambil belajar dan karakteristik perkembangan anak, keterbatasan sarana prasarana menghambat terciptanya lingkungan belajar yang optimal. Guru masih menghadapi tantangan dalam menyediakan pilihan bermain yang beragam dan terstruktur. Namun, adaptasi dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar, seperti daun dan batu, menjadi solusi kreatif. Temuan ini memperkuat peran bermain sebagai media pembelajaran holistik yang tidak hanya mengembangkan aspek kognitif tetapi juga kemandirian anak melalui kesempatan mengambil keputusan, interaksi sosial, dan pemecahan masalah. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru untuk merancang kegiatan bermain berbasis bukti serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam pengadaan fasilitas pendukung.
Copyrights © 2025