Kemandirian belajar merupakan aspek penting dalam perkembangan anak, yang mencakup kemampuan fisik, percaya diri, tanggung jawab, disiplin, dan kemampuan bergaul. Berdasarkan observasi awal, anak-anak di PAUD Elim menunjukkan ketergantungan tinggi pada guru dan orang tua dalam aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan alat permainan edukatif (APE) berbasis bahan dalam meningkatkan kemandirian belajar anak usia dini di PAUD Elim, Desa Maijuring, Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan APE berbasis bahan, seperti permainan dari kardus, kertas, dan bahan alam, mampu meningkatkan kemandirian belajar anak secara signifikan. Anak menjadi lebih aktif, mandiri, dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Nilai persentase kemandirian belajar anak meningkat dari 29,11% pada tahap prasiklus menjadi 82,35% pada siklus II. Dengan demikian, penggunaan APE berbasis bahan terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar anak usia dini di PAUD Elim Desa Maijuring.
Copyrights © 2025