Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi data ALS-70 di area Bandara Sultan Thaha, Jambi, dengan fokus pada proses boresight calibration dan pengaruh penghapusan ground control points (GCP) yang dianggap anomali. Proses diawali dengan analisis tinggi terbang yang menunjukkan adanya variasi elevasi. Kemudian dilakukan perhitungan dan penelitian yang memperoleh nilai akhir memenuhi spesifikasi ALS-70 dan standar ketelitian vertikal SNI Orde 1. Selain hasil kuantitatif, data yang belum terkalibrasi menunjukkan kemampuan untuk mengenali lingkungan terbangun, membuka peluang peng-gunaan dalam respons cepat. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan iteratif dan statistik dalam memastikan kualitas data LiDAR di perkotaan. Outlook dari penelitian ini merekomendasikan otomatisasi deteksi anomali dan integrasi dengan data penginderaan jauh lain untuk memperkaya analisis, serta validasi multi-kondisi untuk memperluas generalisasi hasil.
Copyrights © 2025