Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) kevalidan bahan ajar yang di kembangkan berbasis budaya Tapanuli Selatan dengan model Quantum Learning. (2) keefektifan bahan ajar yang di kembangkan berbasis budaya Tapanuli Selatan dengan model Quantum Learning. (3) keperaktisan bahan ajar yang di kembangkan berbasis budaya Tapanuli Selatan dengan model Quantum Learning. (4) peningkatan motivasi belajar siswa terhadap bahan ajar yang di kembangkan berbasis budaya Tapanuli Selatan dengan model Quantum Learning. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE melalui 5 tahapan yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 101101 Silaiya sebanyak 15 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah bahan ajar berbasis budaya Tapanuli Selatan dengan model Quantum Learning. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan persentase kevalidan di tinjau dari 3 aspek yaitu ahli materi, ahli desain bahan ajar dan ahli modul ajar dengan skor perolehan rata-rata sebesar 88,43% dengan kategori sangat valid. Untuk keefektivan di tinjau dari daya serap siswa dengan rata-rata perolehan sebesar 92,5%. Dan untuk kepraktisan dapat dilihat dari angket respon guru dengan skor rata-rata prolehan sebesar 88,33%. Dan untuk peningkatan motivasi belajar siswa terhadap bahan ajar yang di kembangkan memperoleh rata-rata persentase peningkatan 75,33%. Dengan demikian bahan ajar berbasis budaya Tapanuli Selatan dengan model Quantum Learning tepat digunakan untuk proses pembelajaran matematika.
Copyrights © 2025