Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanda-tanda semiotika dalam naskah drama Panggoba karya La Ode Gusman Nasiru berdasarkan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan tanda-tanda yang muncul dalam bentuk ikon, indeks, dan simbol pada teks drama. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat bagian-bagian naskah yang memuat tanda-tanda semiotik. Sementara analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan, mendeskripsikan, menganalisis, menafsirkan, dan menyimpulkan makna tanda-tanda dalam drama tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ikon dalam drama berupa rapalan mantra dan lagu Hulondalo Lipu’u yang merepresentasikan budaya Gorontalo; (2) indeks mencakup kegagalan panen, ritual Panggoba, tangisan tokoh Titin, serta kecelakaan yang dialami Fatma, yang semuanya menunjukkan hubungan sebab- akibat.
Copyrights © 2025