Pendidikan karakter berbasis sosial emosional menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan dasar, terutama untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kecakapan sosial yang kuat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan orang tua dalam menerapkan pembelajaran sosial emosional sebagai fondasi penguatan karakter anak di SD Negeri 7 Tondano. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif edukatif yang melibatkan 15 guru dan 15 orang tua melalui rangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan reflektif. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test, observasi, serta diskusi kelompok terfokus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman signifikan terhadap lima kompetensi sosial emosional, disertai dengan perubahan praktik dalam komunikasi dan pengelolaan emosi baik di kelas maupun di rumah. Guru mulai mengintegrasikan strategi empatik dalam pembelajaran, sementara orang tua menunjukkan peningkatan dalam kualitas hubungan emosional dengan anak. Kegiatan ini juga menghasilkan modul dan panduan praktis yang memperkuat kesinambungan program. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi sekolah dan keluarga dalam pendidikan karakter berbasis sosial emosional memiliki dampak positif terhadap lingkungan belajar dan perkembangan moral anak. Intervensi ini dapat direplikasi dalam konteks sekolah dasar lainnya sebagai bagian dari implementasi kebijakan pendidikan karakter yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025