Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman kemampuan komunikasi matematis mahasiswa Universitas Negeri Medan pada mata kuliah kalkulus integral, dan untuk mengetahui hal-hal yang menyebabkan mahasiswa mengalami kesulitan dalam kemampuan komunikasi matematis pada mata kuliah kalkulus integral. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan matematika kelas Dik B Universitas Negeri Medan. Ada 49 mahasiswa yang mengikuti tes tertulis dan enam mahasiswa yang diwawancarai. Objek penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dengan model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan tiga metode pengumpulan data yaitu tes, wawancara, dan angket. Tahapan yang digunakan pada penelitian ini yaitu (1) reduksi data (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data tingkat kemampuan komunikasi matematis dari 49 mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis ‘sangat rendah’ sebanyak 24,49%, kemampuan komunikasi matematis ‘rendah’ sebanyak 16,33%, kemampuan komunikasi matematis ‘sedang’ sebanyak 26,53%, kemampuan komunikasi matematis ‘tinggi’ sebanyak 24,49%, dan kemampuan komunikasi matematis ‘sangat tinggi’ sebanyak 8,16%. Analisis kesulitan kemampuan komunikasi matematis penelitian ini yaitu kesulitan mahasiswa dalam menggambarkan kurva dengan benar dan kesalahan perhitungan di akhir jawaban
Copyrights © 2025