Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja, motivasi kerja, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT. BPR Artha Budaya Sembung Gede Tabanan. Latar belakang penelitian didasarkan pada permasalahan menurunnya kinerja pegawai yang ditandai dengan tingginya tingkat absensi, kurangnya kolaborasi antar karyawan, lemahnya motivasi kerja, rendahnya antusiasme dalam menyelesaikan tugas, serta tingginya tingkat stres akibat beban kerja yang melebihi kemampuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi dan sampel berjumlah 35 orang yang diambil melalui metode sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawan, artinya semakin tinggi konflik kerja, maka semakin rendah kinerja karyawan. Sebaliknya, motivasi kerja berpengaruh positif signifikan, yang berarti semakin tinggi motivasi kerja, maka semakin baik kinerja karyawan. Sementara itu, stres kerja juga memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap kinerja, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres yang dirasakan karyawan, maka semakin menurun pula kinerjanya. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen organisasi untuk meminimalkan konflik dan stres kerja serta meningkatkan motivasi guna mengoptimalkan kinerja pegawai.
Copyrights © 2025