Media sosial merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan individu. Survei yang telah dilakukan menyatakan bahwa pengguna media sosial di Indonesia didominasi oleh usia dewasa awal. Seiring meningkatnya penggunaan media sosial, selain ditemukan dampak positif, muncul berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mental yaitu menurunnya kesejahteraan psikologis individu. Kesejahteraan psikologis individu dapat diliat dari perilaku Fear of Missing Out (FoMO) dan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi FoMO dan regulasi emosi terhadap kesejahteraan psikologis pengguna media sosial di usia dewasa awal. Subjek pada penelitian ini adalah 314 individu pengguna media sosial dengan rentang usia 18 – 30 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Ryff’s Psychological Well-Being Scale (RPWBS), FoMOs, dan Emotion Regulation Questionnare (ERQ). Hasil Penelitian ini menunjukkan R = 0.437 dan R2 = 0.191. Nilai F sebesar 58.4 dengan p<0.001 menunjukkan bahwa model ini secara keseluruhan signifikan secara statistik. Hal ini berarti bahwa FoMO dan regulasi emosi bersama-sama memberikan kontribusi yang bermakna dalam menjelaskan variabel kesejahteraan psikologis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah FoMO dan regulasi emosi berhubungan dengan kesejahteraan psikologis pada pengguna media sosial usia dewasa awal.
Copyrights © 2025