Kasus dugaan korupsi di Pertamina yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp193,7 triliun menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah BUMN Indonesia. Skandal ini bukan hanya mencoreng nama salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia, tetapi jugaberdampak signifikan terhadap berbagai sektor kehidupanrakyat. khususnya dalam aspek ekonomi, sosial, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Artikel inimenggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber sekunder, termasuk laporan audit BPK, pemberitaan media nasional, dan kajian akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa dampak utama korupsi ini mencakup terganggunyasubsidi energi, meningkatnya harga bahan bakar, serta berkurangnya alokasi anggaran untuk sektor vital seperti pendidikan dan kesehatan. Selain itu, masyarakat kecilmenjadi pihak paling terdampak karena meningkatnya beban ekonomi. Rendahnya transparansi dan lemahnyapengawasan internal di tubuh BUMN menjadi faktor utama yang memungkinkan praktik korupsi ini terjadi. Oleh karena itu, penguatan sistem tata kelola, transparansipublik, dan penegakan hukum menjadi solusi utama untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Copyrights © 2025