Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi manajemen produksi pada Ranusa Food, sebuah UMKM yang memproduksi lauk kemasan dengan sistem batch selling. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya manajemen produksi yang terstruktur dalam menjaga kualitas dan memenuhi permintaan pasar secara tepat waktu, terutama bagi UMKM di industri makanan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap founder Ranusa untuk memahami penerapan fungsi-fungsi manajemen produksi seperti perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ranusa telah menerapkan sistem produksi secara cukup baik melalui kontrol kualitas yang ketat dan perencanaan produksi berbasis permintaan. Namun, masih ditemukan hambatan seperti keterlambatan bahan baku, pemborosan waktu tunggu, serta ketidakseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan pasar. Hal ini berdampak pada efisiensi biaya dan efektivitas jadwal produksi. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah perlunya perbaikan dalam pengadaan bahan baku, evaluasi pasca-produksi, serta penggunaan sistem informasi sederhana untuk mendukung kelancaran operasional dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2025