Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat pasca beroperasinya pabrik kelapa sawit PT. Jas Mulia di Desa Minanga Tallu Kabupaten Luwu Utara. Dengan menggunakan teori perubahan sosial oleh Piotr Zstompka, jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kerja sama sesama masyarakat yang masih terjalin dengan harmonis, di tandai dengan adanya gotong royong, kegiatan perlombaan maupun peristiwa duka, sedangkan akomodasi yang sudah diberikan PT. Jas Mulia berupa pendirian Yayasan SMK Bunga Melati, dana perbaikan ketika tanggul jebol, kegiatan buka bersama serta perbaikan masjid serta asimilasi masyarakat yang ditandai dengan munculnya kafe-kafe disekitaran masyarakat, serta munculnya keresahan masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat tercemarnya air sungai yang disebabkan oleh limbah pabrik, Mata pencaharian masyarakat pasca beroperasinya pabrik kelapa sawit cukup membaik dikarenakan pabrik kelapa sawit ini memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal, baik sebagai karyawan maupun buruh bongkar sehingga mengurangi pengangguran dan saat ini masyarakat masih mempertahankan mata pencaharian tradisonal seperti bertani dan berkebun. Keadaan sumber daya alam di Desa Minanga Tallu kini mengalami penurunan kualitas pada air, tanah dan udara yang ditandai dengan berubahnya warna air sungai, gempurnya tanah pertanian serta udara yang berbau tidak sedap yang diakibatkan oleh limbah hasil beroperasinya pabrik kelapa sawit PT. Jas Mulia.
Copyrights © 2025