Waktu pemberian MP-ASI harus sesuai dengan usia bayi. Pemberian MP-ASI terlalu dini dapat berdampak buruk pada bayi. Bayi yang mendapat MP-ASI kurang dari 4 bulan akan mengalami risiko gizi kurang 5 kali besar disbanding dengan bayo yang mendapatkan MP-ASI pada umur 6 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan tradisi dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi usia 0-6 bulan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Klinik Diana Tanjung Mulia Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah semua ibu yang memiliki bayi 0-12 bulan yang berjumlah 64 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 64 orang. Variabel yang diukur adalah pengetahuan, dukungan keluarga, tradisi dan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan pengetahuan (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,024) dan tradisi (p=0,021) dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi usia 0-6 bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan tradisi dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi usia 0-6 bulan.
Copyrights © 2025